Empat Dekade Mengabdi, Dr Tohar Bayoangin Tinggalkan Legasi Penguatan Birokrasi Pendidikan Islam

0

IMG-20261103-WA0147

MEDAN — Perjalanan panjang pengabdian Dr H Tohar Bayoangin, M.Ag. di ranah birokrasi dan tata kelola pendidikan tinggi keagamaan Islam memasuki babak pamungkas. Setelah mendedikasikan diri selama 40 tahun 8 bulan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Tohar resmi menuntaskan masa baktinya dengan meninggalkan rekam jejak kepemimpinan yang kokoh.

Perjalanan karier Tohar mencerminkan potret pematangan birokrasi yang bertahap dan konsisten. Memulai pengabdian dari tingkat paling dasar sebagai CPNS Staf pada Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara pada Juli 1986 dengan golongan Pengatur Muda (II/a), ia terus membuktikan kapasitas diri hingga mampu mencapai jenjang kepangkatan tertinggi ASN, yakni Pembina Utama Madya (IV/e).

Seiring perjalanan kariernya, Tohar senantiasa memperkuat kapasitas akademis. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Pendidikan Agama Islam di UISU pada 1992, merengkuh gelar magister Pendidikan Islam di IAIN Sumatera Utara pada 2002, serta meraih gelar doktor di bidang Manajemen Pendidikan Islam di UIN SU Medan pada 2016.

Kombinasi antara kompetensi akademis dan etos kerja yang kuat membawa Tohar dipercaya memegang sejumlah posisi strategis di lingkungan Kementerian Agama. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara (2011–2013), Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumut (2013–2014), hingga dipercaya mengemban posisi kunci sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (2014–2017).

Kontribusi Tohar juga memberi dampak signifikan pada penguatan kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Ia tercatat pernah dipercaya menduduki jabatan Kepala Biro AUAK IAIN Padangsidimpuan, Kepala Biro AUPK UIN Sumatera Utara, serta Kepala Biro AUAK IAIN Lhokseumawe. Puncak pengabdian resminya ditutup sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Sumatera Utara Medan periode September 2024 hingga Oktober 2026.

Rektor UIN SU Medan, Prof Dr Nurhayati, M.A., memberikan apresiasi mendalam atas pengabdian panjang dan konsistensi yang ditunjukkan Tohar. Menurut Prof Nurhayati, Tohar merupakan figur birokrat yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai dedikasi di mana pun ia bertugas.

“Beliau adalah sosok pekerja keras yang memiliki komitmen tinggi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan lembaga. Atas nama civitas akademika UIN SU, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas seluruh dedikasi beliau,” ujar Prof Nurhayati.

Prof Nurhayati menambahkan, pihaknya berharap pengalaman dan kapasitas yang dimiliki Tohar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendukung akselerasi dan penguatan kualitas pendidikan pesantren yang kini menjadi fokus pengabdian barunya.

Sinergi dan keteladanan Tohar juga dirasakan langsung oleh jajaran Wakil Rektor UIN SU Medan yang menilai beliau sebagai mitra kerja strategis, kooperatif, dan penuh komitmen. Sementara itu, Kepala Biro UIN SU, Dr H Ibnu Sa’dan, M.Pd., menyampaikan pandangannya mengenai sosok Tohar yang dinilai lebih dari sekadar rekan kerja formal. “Bagi kami, beliau bukan hanya sahabat berdiskusi di jajaran birokrasi, melainkan sosok saudara yang selalu memberi teladan mengenai kesabaran dan ketekunan dalam bekerja,” tutur Ibnu.

Purnabakti Tohar Bayoangin menegaskan bahwa pengabdian seorang abdi negara tidak berhenti seiring berakhirnya masa jabatan formal. Legasi etos kerja, integritas, dan disiplin yang ia bangun selama empat dekade akan tetap menjadi pijakan berharga bagi generasi penerus di lingkungan birokrasi pendidikan Islam, seraya ia melanjutkan pengabdian di jalur pendidikan keumatan.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *