Bentuk Kepedulian Kepada Tanah Kelahiran, IKPM MANDAILING NATA YOGYAKARTA: Salurkan bantuan ke Kecamatan Muara Batang Gadis untuk Desa yang terdampak bencana alam di Madina
Mandailing Natal, 15 Desember 2025– Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mandailing Natal menggerakkan aksi solidaritas dari berbagai elemen masyarakat. Organisasi Mahasiswa daerah, Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Madina-Yogyakarta (IKPM Madina Yogyakarta), turun langsung melaksanakan penggalangan dana sejak tanggal 28 November 2025, atau 3 hari pasca bencana banjir bandang di wilayah Mandailing Natal, dimana sehari sebelumnya, pada tanggal 27 November 2025 juga melaksanakan yasinan dan doa Bersama untuk korban terdampak bencana alam.
Dana yang terkumpul dari Masyarakat dan Mahasiswa setelah 4 hari mengadakan penggalangan dana, IKPM Madina-Yogyakarta turun langsung untuk menyalurkan bantuan ke Kecamatan Muara Batang Gadis berupa peralatan sekolah SD dan kebutuhan bayi yaitu: buku tulisa, buku gambar, cat warna, pulpen, pensil, rautan, dan miyak kayu putih, bedak bayi, makan bayi (sun dan susu indomil) yang disalurkan melalu posko penyaluran bantuan di Polsek Muara Batang Gadis pada tanggal 15 Desember 2025.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan sekolah disalurkan langsung perwakilan IKPM Madina-Yogyakarta Agus Nardi Nasution kepada posko penerimaan bantuan di Polsek Muara Batang Gadis. Demikian Nasution menyampaikan harapanya agar batuan yang disalurkan ini dapat segera sampai ke tangan siswa SD yang terdampak bencana bajir.
Ketua Umum IKPM Madina-Yogyakarta, Dafa, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja sama kepada semua pihak yang terlibat dalam aksi kemanusiaan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang ikut terlibat khususnya anggota IKPM Madina-Yogyakarta yang tetap bersemangat dalam melaksanakan aksi kemanusiaan ini, dan semoga semangat dan solidaritas antar Mahasiswa perantau dari Sumatera Utara yang berada di wilayah Yogyakarta tetap terjaga dan terus menebar manfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Pengamatan kebijakan di Sumatera Utara Deniansyah Damanik, M.H. menilai tindakan tersebut layak diapresiasi dikarenakan saat sekarang ini bantuan apapun sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat kita yang terkena banjir Sumatera tahun 2025.

