Aliansi Mahasiswa Sumatera dan Turun Tangan Yogyakarta Bersama Melakukan Galang Dana Bersama untuk Korban Banjir Aceh, Sumbar dan Sumut

Yogyakarta, 8 Desember 2025
Suasana kepedulian memenuhi berbagai sudut Kota Pelajar ketika relawan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumatera dan TurunTangan Yogyakarta melaksanakan aksi penggalangan dana selama empat hari untuk membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kegiatan ini digelar di sejumlah titik keramaian Yogyakarta dan diikuti oleh mahasiswa perantau dari berbagai provinsi di Sumatera.

Putri Dwi Kusuma dari IKPM Sumut Yogyakarta menjadi salah satu penggerak utama dalam aksi ini. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kepedulian mendalam mahasiswa Sumatera terhadap kampung halaman mereka. “Sebagai perantau, kami tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kita di Sumatera menghadapi bencana. Kami berharap setiap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban dan duka mereka. Ini adalah wujud cinta kami untuk tanah kelahiran,” tuturnya penuh harap.

Ketua IKPM Provinsi Bengkulu Yogyakarta (IKPMPB-Y), Fhareza Alvindo, menegaskan bahwa solidaritas lintas daerah ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sumatera memiliki semangat kebersamaan yang kuat. “Kami bergerak sebagai satu keluarga besar Sumatera. Aksi ini membuktikan bahwa rasa kemanusiaan tidak mengenal batas. Semoga gerakan kecil ini dapat membawa dampak besar bagi saudara-saudara kita di daerah bencana,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua IKPM Empat Lawang Yogyakarta, Thomas Antoni, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi besar ini. “Kepedulian harus diwujudkan melalui aksi nyata. Mahasiswa memiliki peran penting untuk menjadi garda terdepan dalam membantu sesama. Kolaborasi lintas organisasi ini membuktikan bahwa persatuan mahasiswa Sumatera di Yogyakarta tetap solid,” jelasnya.

Aksi galang dana ini dihiasi dengan berbagai metode kreatif seperti pengumpulan donasi tunai, bantuan barang dan pakaian, orasi kemanusiaan, pembacaan puisi, hingga pertunjukan musik yang menarik perhatian masyarakat. Semangat relawan juga terlihat dari sinergi bersama berbagai komunitas kepemudaan di Yogyakarta.

Salah satu peserta aksi, Regi Putra, menyampaikan antusiasme dan tekad para relawan. “Aliansi Mahasiswa Sumatera dan TurunTangan Yogyakarta bersama melakukan galang dana untuk korban banjir Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kami berharap gerakan ini dapat menjadi sinar harapan bagi mereka yang sedang tertimpa musibah,” ucapnya.

Aksi ini turut melibatkan Lazismu DIY sebagai mitra penyaluran donasi. Lembaga tersebut memastikan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara tepat sasaran dan telah lebih dahulu menerjunkan relawan ke wilayah terdampak di Sumatera.

Melalui gerakan ini, para relawan berharap hadirnya kepedulian kolektif tersebut dapat menjadi penyemangat bagi warga yang tengah berjuang menghadapi bencana. Bagi mahasiswa perantau Sumatera, aksi ini menjadi simbol bahwa solidaritas dan kemanusiaan selalu hidup dan terus diperjuangkan.

Deniansyah Damanik, M.H. sebagai Pengamat asal Sumatera Utara mengapresiasi tindakan tersebut.

“Ini bentuk manifestasi dari nilai nilai budaya, cinta luhur dan Semangat Kedaerahan Kebangsaan”.

Diakhir, hal positif ini harus tetap tumbuh di setiap kita sebagai manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *