UIN Sumatera Utara Menjadi Mitra Strategis Sekolah Rakyat: Komitmen Nyata dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Pendidikan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional Sekolah Rakyat (SR) yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia dan dijalankan melalui Kementerian Sosial RI. Program ini hadir sebagai bentuk intervensi negara dalam memastikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. UIN SU turut ambil bagian secara aktif dengan menjadikan Kampus V yang terletak di Kota Tebing Tinggi sebagai lokasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat untuk jenjang pendidikan menengah atas.
Keputusan Kementerian Sosial RI menunjuk Kampus V UIN SU sebagai titik pelaksanaan Sekolah Rakyat mencerminkan kepercayaan negara terhadap perguruan tinggi keagamaan sebagai mitra pembangunan sosial. UIN SU tidak hanya memberikan dukungan fasilitas fisik semata, tetapi juga mengintegrasikan semangat pendidikan tinggi Islam dengan nilai-nilai pemberdayaan sosial. Kampus disiapkan secara maksimal untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung pertumbuhan siswa secara akademik dan karakter.
Program Sekolah Rakyat menyediakan akses pendidikan gratis yang menyeluruh—mulai dari kebutuhan belajar, tempat tinggal, konsumsi harian, hingga seragam sekolah. Setiap siswa yang diterima dalam program ini dipilih secara selektif berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan sistem Dapodik, memastikan hanya peserta didik dari kelompok masyarakat paling rentan yang memperoleh manfaat. Kehadiran program ini di tengah masyarakat Kota Tebing Tinggi menjadi simbol nyata komitmen UIN SU dalam membuka ruang kesempatan dan keadilan sosial melalui pendidikan.
Rektor UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan bahwa partisipasi kampus dalam program ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan intelektual lembaga pendidikan terhadap masa depan bangsa. “Kami tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga menciptakan atmosfer akademik yang sehat, humanis, dan bermartabat bagi anak-anak dari kelompok sosial marjinal,” ungkap Prof. Nurhayati. Ia menegaskan bahwa UIN SU siap menjadi rumah kedua yang mendidik, membina, dan mengangkat martabat generasi muda dari kalangan kurang mampu.
Dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini, UIN SU memainkan peran sebagai simpul strategis kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tidak sekadar menjadi tempat, UIN SU turut serta dalam penyusunan sistem pembelajaran, pemantauan, dan pendampingan siswa secara berkelanjutan. “Kami memandang sinergi ini sebagai langkah penting dalam meretas siklus kemiskinan struktural melalui jalan pendidikan,” tambah Prof. Nurhayati.
Dukungan ini juga mendapat penguatan dari kunjungan Menteri Sosial RI, H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), yang hadir langsung bersama Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, serta Wali Kota Tebing Tinggi untuk meninjau kesiapan pelaksanaan. Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul menyatakan apresiasi atas peran UIN SU yang dinilai tidak hanya layak secara fasilitas, tetapi juga strategis dalam menjalankan fungsi sosialnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Prof. Nurhayati menambahkan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program teknis, melainkan amanah besar untuk melahirkan perubahan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap proses di Sekolah Rakyat berlangsung dengan profesional, transparan, dan penuh dedikasi, agar ia tidak berhenti sebagai simbol, tapi menjadi kendaraan perubahan sosial yang sesungguhnya,” tegasnya.
Melalui keterlibatan penuh ini, UIN SU kembali menegaskan eksistensinya sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya bergerak dalam ruang akademik, tetapi juga aktif menjawab tantangan sosial bangsa. Partisipasi UIN SU dalam Sekolah Rakyat adalah bentuk pengabdian yang menyatu antara ilmu, nilai, dan aksi nyata. “Kami berharap program ini menjadi ladang lahirnya generasi unggul yang akan menjadi pelopor perubahan, sekaligus menjadi cahaya harapan bagi lingkungan sekitar,” tutur Prof. Nurhayati penuh optimisme.
Dengan semangat kolaboratif yang kuat, UIN SU siap menjadikan Sekolah Rakyat di Kampus V sebagai model praktik terbaik pendidikan berbasis keadilan sosial. Komitmen ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga meninggalkan jejak perubahan jangka panjang yang menginspirasi banyak pihak di seluruh Indonesia.